Manchester United telah resmi menjual Darron Gibson ke Everton pada jendela transfer bulan ini. Akhirnya, Sir Alex Feguson memberikan alasan mengapa ia menjual pemain berusia 24 tahun itu ke The Toffees.
Keputusan Ferguson memang cukup mengejutkan, karena menjual Gibson di tengah krisis pemain gelandang dalam skuad Setan Merah. Krisis itu pula yang membuat Paul Scholes di ajak untuk bermain kembali. Namun, Ferguson menuturkan bahwa keputusannya menjual Gibson tidak lepas untuk kelangsungan karier pemain tersebut
“Saya berfikir keputusan ini adalah yang sangat bagus untuknya,” kata Ferguson.
“Saat ini ia harus melanjutkan jenjang kariernya. Ia memiliki kemampuan yang sangat hebat. Namun, Gibson harus sadar bila ia tetap di sini, dirinya tidak akan selalu berada dalam tim inti dalam beberapa waktu kedepan,” sambungnya, yang pada pekan lalu lebih memilih Paul Scholes, ketimbang Gibson di laga Piala FA melawan Manchester City.
Pelatih yang akrab di sapa Fergie ini menilai Everton sangat membutuhkan sosok pemain seperti Gibson, terlebih dari cederanya beberapa pemain yang dimiliki oleh skuad David Moyes itu.
Seperti diketahui, perginya Gibson ke Everton dikenakan nilai transfer sebesar 2 juta pounds dan dia mendapat gaji sebesar 40 ribu Pounds per pekan. Kepindahan Gibson ke Everton menjadikan dirinya pemain United ke empat yang akan mendarat di Goodison Park setelah Tim Howard, Phil Neville, dan Louis Saha.
“Mereka (Everton) cukup membutuhkan pemain sepertinya, karena mereka telah mengalami kesulitan dengan (masalah) cedera pemain. Tidak hanya itu saja, David (Moyes) juga tidak terlalu memiliki dana yang banyak untuk memperbaiki timnya,” ungkapnya.
“Tetapi, Gibson adalah pemain yang memiliki kualitas dengan pengalaman yang bagus dari sini. Tim Howard dan Phil Neville telah hijrah ke Everton dan mereka bermain cukup fantastis. Mudah-mudahan ia akan seperti itu juga,” tandasnya.