Di tengah adanya ketegangan hubungan antara Iran dan Amerika Serikat (AS), pejabat Angkatan Laut AS melaporkan, beberapa speed boat milik Iran mendekati kapal AS yang berlayar di Selat Hormuz dan Teluk Persia pada pekan lalu.
Menurut pejabat militer AS, insiden tersebut terjadi pada 6 Januari lalu, namun tidak ada serangan yang terjadi antara kedua pihak itu.
Pada saat itu, kapal AS USS New Orleans tengah berlayar di Selat Hormuz, menuju Teluk Persia, mereka pun menyaksikan tiga speed boat milik Iran mendekati kapal itu. Iran juga tampak mengabaikan peringatan dan sinyal dari USS New Orleans. Sikap Iran dinilai mengabaikan protokol maritim.
Selain USS New Orleans, speed boat Iran juga mendekati kapal patroli AS di Kuwait. Tampak beberapa pasukan Iran memegang senapan AK-47. Pentagon juga akan mempublikasikan video dari peristiwa itu.
Pejabat AS juga mengatakan, meski adanya peristiwa itu, Angkatan Laut AS selalu mengadakan kontak dengan Angkatan Laut Iran. AS juga tidak bertindak agresif dalam menanggapi gangguan dari kapal Iran.
"Kami selalu mengadakan komunikasi yang rutin dengan pasukan Garda Revolusi Iran," ujar juru bicara Pentagon, Kapten David Kirby.
AS juga selalu meminta Iran agar tidak memutuskan jalur komunikasi antar militernya demi menghindari adanya bentrokan dan konfrontasi, meski kedua negara itu tidak memiliki hubungan diplomatik.